MANADO — Gempa bumi berkekuatan menengah mengguncang wilayah Sulawesi Utara pagi ini, dengan tiga kejadian yang terjadi dalam rentang waktu singkat. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi pada pukul 09.03 WIB (10.03 WITA) dengan magnitudo 4,0 SR, berpusat di Laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, sekitar 109 kilometer barat laut Melonguane. Gempa ini terjadi pada kedalaman 12 kilometer.
Kemudian, beberapa menit setelahnya, dua gempa susulan tercatat. Gempa kedua dengan magnitudo 3,6 SR terjadi pada pukul 09.27 WITA, dengan pusat gempa 115 kilometer tenggara Melonguane, pada kedalaman 9 kilometer. Terakhir, gempa ketiga terjadi pada pukul 09.36 WITA dengan magnitudo 4,9 SR, juga terpusat di Laut Melonguane.
BMKG mengonfirmasi bahwa meskipun gempa cukup kuat, tidak ada potensi tsunami. Pihaknya terus mengawasi dan memperbarui informasi seiring dengan data yang lebih lengkap. Masyarakat di sekitar wilayah terdampak diminta untuk tetap tenang dan mengikuti prosedur keselamatan.
Dalam menghadapi gempa, BMKG mengimbau warga untuk tetap tenang, menghindari bangunan tinggi, dan bergerak ke tempat terbuka jika berada di luar ruangan. Penggunaan bantal atau benda empuk untuk melindungi kepala sangat disarankan jika berada di dalam gedung.
Keberadaan gempa-gempa ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam yang selalu mungkin terjadi di wilayah rawan gempa seperti Sulawesi Utara.

